Minggu, 12 Juni 2011

Puisi - Puisi Kecilku

Bila diri tlah sabar
tp kedamaian tak jua menghampiri
bila hati tlah ikhlas
tp luka tak mengering
trus terasa perih
Apakah harus aku mengikuti hati, mengalah dan tenggelam dalam keterpurukan ?


                                                              ***

 
Ku tak tau harus bagaimana
menolong aku tak mampu
mengabaikan hatiku pilu, jiwa ku menjerit
seolah terjadi perang kecil di diri ini
dan air mata pengakhirnya

Apa yang harus ku lakukan
entahlah
seperti ada kebimbangan, dilema
karna ku tak mengenalnya
 
                                                             ***


Ketika cinta merasuk dalam jiwa
menancap di hati
masuk dalam nadi mengalir bersama aliran darah
menyelimuti hari-hari penuh bayangan kekasih
saat itu seribu kepalsuan
sejuta kemunafikan terlihat
menampakkan kebodohan manusia
menyembunyikan akal sehat terbalut cinta penuh nafsu

Cinta sejati nan tulus bukan nafsu dua insan yang mencinta namun cinta yang menjaga kesucian penglihatan, pendengaran, hati, perbuatan dua insan yg saling mencintai

                                                              ***
Nyanyian kepedihan hatiku tuk pria pujaan hatiku yang tlah lama menjadi raja menempati istana hatiku bertahta memimpin seribu langkah di tempatku berpijak, namun tak kunjung menyentuh cintaku tuk mendampingkan ku sebagai ratu yang kan menemani hidupnya sampai akhir menjemput

Tidak ada komentar:

Posting Komentar