Andai ku jadi burung
bisa hinggap dimana saja
menghirup udara segar kebebasan
menghembuskan nafas tanpa keraguan
setiap waktu melintasi keindahan alam, melihat setiap sudut dunia di ketinggian tanpa takut
mendendangkan syair kicauan merdu pengantar tidur
begitu mendamaikan
meski harus melewati rintangan-rintangan pemburu liar
tiada keluh kesah terucap
Benarkah seperti yang kulihat
ataukah tidak ?
Inilah manusia tak bersyukur dengan keadaan tak sempurna
terbelenggu rantai keterbatasan dan tak mampu melepas diri
Tidak ada komentar:
Posting Komentar