Sabtu, 21 Juli 2012

Pintaku

Tuhan
tetapkan rasa ini bila dia takdirku
jauhkan aku dari kabut kepalsuan yang kan menyelimuti hari-hariku
jangan biarkan aku tuli karna kata-kata manis yang menutupi suara indah milikmu
aku mencintainya karna ibadah padamu
aku ingin semua terlihat nyata

Tuhan
tunjukkan aku yang terbaik
jika dia yang kau pilih tuk mendampingi hidupku
biarkan jalan lurus menjadi langkahku
dan berikan kebahagian diantara langkah-langkahku
Tuhan
tetapkan rasa ini bila dia takdirku
jauhkan aku dari kabut kepalsuan yang kan menyelimuti hari-hariku
jangan biarkan aku tuli karna kata-kata manis yang menutupi suara indah milikmu
aku mencintainya karna ibadah padamu
aku ingin semua terlihat nyata

Tuhan
tunjukkan aku yang terbaik
jika dia yang kau pilih tuk mendampingi hidupku
biarkan jalan lurus menjadi langkahku
dan berikan kebahagian diantara langkah-langkahku

Ketulusanku

Kabarmu

Malam itu ku tanya bulan bintang
tiada yang menjawab
saat pagi tiba ku tanya mentari dan ilalang
tak satupun yang menjawab

Aku tak mengerti mengapa
dan ku tak tau harus bertanya pada siapa
apa kabarmu di sana
aku merindumu
slalu

Ilalang

Kau tau ?

Saat pagi ku buka jendela
ilalang-ilalang berkata padaku
"dia tlah terbangun dengan hati bahagia dan senyum ceria di wajahnya dan kami dendangkan sebuah lagu tuk membuka harinya"

Saat malam ku tutup jendela
ilalang-ilalang berkata padaku
"dia tlah terlelap dengan hati damai dan kami iringi mimpinya dengan syair-syair indah"

Aku hanya dapat tersenyum mendengar perkataan ilalang-ilalang itu dan berkata aku bahagia melihatmu bahagia

Minggu, 15 Januari 2012

Langitku

Bila tuhan mengizinkan
kan kupetik satu ujung cahaya bintang tuk terangi malammu
kan ku ambil sinar mentari tuk hangatkan pagimu
kan ku minta kabut awan tuk melindungimu di siang hari,,
 
Dapatkah kau bayangkan cahaya bintang, sinar mentari, kabut awan adalah diriku
petir-petir adalah perbedaan antara kau dan aku
pelangi adalah warna ketidaksempurnaan kita
dan siang malam adalah suka duka dalam kisah kita,,
 
Bila dapat
kau takkan sudi takkan rela
membuat kilat di antara langit hatiku
menciptakan gelap mendung di kedua bola mataku
menyaksikan hujan air mata membanjiri bumi hatiku

Manusia Tanpa Syukur

Andai ku jadi burung
bisa hinggap dimana saja
menghirup udara segar kebebasan
menghembuskan nafas tanpa keraguan
setiap waktu melintasi keindahan alam, melihat setiap sudut dunia di ketinggian tanpa takut
mendendangkan syair kicauan merdu pengantar tidur
begitu mendamaikan
meski harus melewati rintangan-rintangan pemburu liar
tiada keluh kesah terucap

Benarkah seperti yang kulihat
ataukah tidak ?

Inilah manusia tak bersyukur dengan keadaan tak sempurna
terbelenggu rantai keterbatasan dan tak mampu melepas diri