- Puisi adalah permata dalam hati bahkan lebih indah dari sebuah berlian - Puisi ungkapan perasaan saat perbuatan belum mampu dilakukan - Puisi bagian dari hidupku
Jumat, 16 September 2011
Kamis, 01 September 2011
Hari Kemenangan
Di hari ini
ujung cahaya kemenangan menampakkan sinarnya
menjemput kemenangan menyambut hari fitrah
mengakhiri peperangan diri mengalahkan hawa nafsu
Esok
ketika kemenangan menjelang
syair takbir bergema
tuhan kan menepati janjinya
Dan saat ini
nafasku masih behembus
pintu maaf masih terbuka
kata maaf masih mampu ku ucap
ku titipkan pesan maafku
Jumat, 19 Agustus 2011
Wanita Solihah
Wanita solihah
memegang kesetiaan
menepati janjinya, menjaga hati, ucapan dan prilakunya
menjauhkan diri dari jurang kesesatan
tulus ikhlas menjalankan ibadah pada sang khalik
tiada keluh kesah melayani pendamping hidupnya
Wanita-wanita penghuni dunia
sudahkah kita menjadi wanita solihah
mampukah kita menjadi wanita solihah
Tentu saja !
ingatlah tuhan tak pernah menurunkan perintah yang tak dapat dilaksanakan umatnya
Lalu...
kapan kita dapat menjadi wanita solihah
Ingatan Masa Suram
Saat ku kembali mengingat kau meninggalkanku
menyakiti hatiku
hilang semua rasa cinta yang ku miliki
Entah sampai kapan ku dapat melupakan masa suram itu
sulit bagiku
bayangan masa lalu terus menghantuiku
ingin ku akhiri
lamunan membawamu kembali
Ku pejamkan mata
ku coba tenggelam dalam alam bawah sadarku
berharap esok tiada lagi ingatan-ingatan masa suram itu
Hmm
sepertinya ingatan itu tlah melekat erat dalam otakku
sangat erat hingga tak dapat terlepas
sekalipun aku amnesia
ingatan itu takkan hilang
Mungkin panggilan ilahi yang mampu menghapus ingatan itu
menyakiti hatiku
hilang semua rasa cinta yang ku miliki
Entah sampai kapan ku dapat melupakan masa suram itu
sulit bagiku
bayangan masa lalu terus menghantuiku
ingin ku akhiri
lamunan membawamu kembali
Ku pejamkan mata
ku coba tenggelam dalam alam bawah sadarku
berharap esok tiada lagi ingatan-ingatan masa suram itu
Hmm
sepertinya ingatan itu tlah melekat erat dalam otakku
sangat erat hingga tak dapat terlepas
sekalipun aku amnesia
ingatan itu takkan hilang
Mungkin panggilan ilahi yang mampu menghapus ingatan itu
Rindu Terpendam
Duduk termenung ku tepi pantai ini
tak ada yang istimewa, semua terlihat biasa
ku arahkan pandanganku pada sekumpulan awan putih
lama ku pandangi
ku dapati sebuah senyuman, tak asing bagiku
ku kedipkan kelopak mataku tuk meyakinkan
Hilang !
entah kemana perginya senyum tadi
Ku alihkan pandanganku lurus menuju ombak-ombak pantai yang tiada henti berkejaran
ku temui sesosok pria di ujung sana, tak asing bagiku
kali ini ku lebarkan bola mataku, ku yakini penglihatanku
tak salah, yang ku lihat sesosok pria, pria pilihan hatiku
Tiba-tiba sebuah lemparan bola mengagetkanku
Hilang !
tak ku temui kembali sosok pria tadi
Hmmh !
Semua tak nyata hanya karna rinduku yang terpendam lama
tak ada yang istimewa, semua terlihat biasa
ku arahkan pandanganku pada sekumpulan awan putih
lama ku pandangi
ku dapati sebuah senyuman, tak asing bagiku
ku kedipkan kelopak mataku tuk meyakinkan
Hilang !
entah kemana perginya senyum tadi
Ku alihkan pandanganku lurus menuju ombak-ombak pantai yang tiada henti berkejaran
ku temui sesosok pria di ujung sana, tak asing bagiku
kali ini ku lebarkan bola mataku, ku yakini penglihatanku
tak salah, yang ku lihat sesosok pria, pria pilihan hatiku
Tiba-tiba sebuah lemparan bola mengagetkanku
Hilang !
tak ku temui kembali sosok pria tadi
Hmmh !
Semua tak nyata hanya karna rinduku yang terpendam lama
Sabtu, 06 Agustus 2011
Antara Cinta, Benci dan Kepalsuan
Apa ini
cintakah ini
mengapa seperti ini
hambar tak berwarna
Bencikah ini
mengapa mengatakan cinta, mengucap janji setia, berkasih sayang
Ataukah kepalsuan
benci terselimuti cinta
dendam di atas cinta
kebusukan yang mewarnai kisah cinta
Harusnya berbeda
cinta, benci, kepalsuan
tapi tak tampak, tak terasa, sulit terungkap
Dimana cinta murni, tulus nan suci
yang membunuh benci, menghapus kepalsuan
kemana harus ku cari
masihkah ada ?
Hati Wanita
Mengertikah kau kaum adam
hati wanita bagaikan salju
putih bersih rentan noda
dingin menyejukkan hati, mendamaikan jiwa, menenangkan pikiran kalian kaum adam
lembut tak mampu tersakiti
lunak mudah hancur
Pahamilah kau kaum adam
bila melindungi mengapa menodai
bila mencintai mengapa mendustai
bila menyayangi mengapa menyakiti
menghancurkan mimpi-mimpinya, memusnahkan senyumnya, merenggut kebahagiaannya, meninggalkan luka u/nya
Wanita makhluk tuhan penuh cinta kasih
tercipta menemani kaum adam tuk merasakan indah dan nikmat dunia
bukan persinggahan sesaat kaum adam
hati wanita bagaikan salju
putih bersih rentan noda
dingin menyejukkan hati, mendamaikan jiwa, menenangkan pikiran kalian kaum adam
lembut tak mampu tersakiti
lunak mudah hancur
Pahamilah kau kaum adam
bila melindungi mengapa menodai
bila mencintai mengapa mendustai
bila menyayangi mengapa menyakiti
menghancurkan mimpi-mimpinya, memusnahkan senyumnya, merenggut kebahagiaannya, meninggalkan luka u/nya
Wanita makhluk tuhan penuh cinta kasih
tercipta menemani kaum adam tuk merasakan indah dan nikmat dunia
bukan persinggahan sesaat kaum adam
Langganan:
Postingan (Atom)