- Puisi adalah permata dalam hati bahkan lebih indah dari sebuah berlian - Puisi ungkapan perasaan saat perbuatan belum mampu dilakukan - Puisi bagian dari hidupku
Minggu, 15 Januari 2012
Kesempurnaan Cinta
Melukis cinta di atas kanvas hati
mengukir kesetiaan
menenggelamkan kecurigaan
mengubur emosi
menghunus sumpah serapah, merajut asa
merasakan kenikmatan cinta
mendendangkan syair rindu di setiap waktu
menyimpan kenangan manis di memori
mewujudkan impian,,
Sungguh kesempurnaan cinta
kan berakhir dengan air mata bahagia tak terlupakan
Bimbangku
Terkadang ku optimis tuk dapatkan dirimu, cintamu
namun terkadang ku lelah dan ingin menyerah
Kapan kau mengerti arti cintaku
memahami bahasa puisiku
tuk mengetahui betapa besar kesungguhan cintaku padamu
Betapa ku sangat menginginkanmu
bisa slalu denganmu menuangkan
rasa rindu, lelah, letih, sedih, bahagia, tawa, air mata bersama
Jumat, 14 Oktober 2011
Rasa di Hatiku
Ku takkan lelah mewarnai cintaku hingga pudar tak mampu menyentuhnya
ku takkan jenuh memikirkanmu hingga rindu slalu menemaniku
ku takkan letih berada disampingmu hingga ajal menjemputku
Samakah yang kau rasakan ?
aku tak tau dan tak ingin tau
meski terkadang menyakitkan
ketulusan dan kesungguhan menjadi penawar u/ku
Hanya ingin kau tau
ku kan slalu ada u/mu
setiaku takkan ku bagi tuk yang lain
Jumat, 07 Oktober 2011
Bolehkah Aku Bertanya ?
Bolehkah aku bertanya ?
mengapa kau nyatakan cinta padaku bila tak sungguh-sungguh
mengapa kau meninggalkanku bila tuk menghampiriku lagi
mengapa kau kembali bila hanya menambah luka di hatiku
mengapa kau ada disisiku bila menjadikan ku selir dihidupmu
bolehkah aku menerima jawabannya ?
Harusnya kau tau
aku mencintaimu karena ku tau kau mencintaiku setulus hatimu
aku menyambut kehadiranmu lagi karena ku menyimpan rasa cinta dan rindu padamu
aku bertahan tuk menemanimu karena berharap kau menjadikanku permaisuri hatimu
mengertikah kau ?
Masih ada Kesempatan u/ku
Belum ku lihat tenda biru berdiri tegak u/mu
belum ku jumpai janur kuning berkibar u/mu
dunia masih berputar
udara segar masih kurasakan
ku masih dapat berpijak
Meski hujan panas menemaniku
hingga badai menerpaku
dan hatimu termiliki
ku takkan lelah menempatkan cintaku dihatimu
Hidup u/Mimpi
Ku pejamkan mata
hanyut dalam lelap
menyaksikan cerita khayal alam bawah sadar
meninggalkan kehidupan nyata
menunggu mentari terbangun berharap menyapa pagi dengan hati tersenyum
Rembulan terlihat lelah terjaga
bintang-bintang pun meredupkan cahayanya
tetesan embun membasahi bumi
dan sinar mentari siap menghangatkan
Aku sadar hari tlah berganti
namun mimpi-mimpi indah tiada henti merayuku
membuatku enggan menyambut pagi
Aku menikmati sejuta mimpi dan ribuan cerita khayal yang mungkin takkan terjadi
aku lupa dalam kehidupan nyata
mungkinkah aku kan hidup berteman mimpi ?
Tapi ku tak menyesal
bila dapat memilih
aku ingin hidup u/mimpi
melepas kebohongan dan sandiwara kehidupan nyata
Langganan:
Postingan (Atom)